Tubuh dan Memorinya

 

Ajaib sekali bagaimana tubuh dapat mengingat sesuatu lebih baik dari yang dapat dilakukan otak kita.

Otakku bisa memberiku ingatan yang keliru, sepotong-sepotong, bias, atau sederhana; memang denial saja. Tapi tubuhku tidak.

Ia semesta kecil yang selalu memberi tanda, namun aku sering luput mendengarkannya.

Popular posts from this blog

Selamat Buat Pernikahanmu, Ndul!

Malam Jatuh di Surabaya